Benci jadi cinta
Pada pagi yang indah diwarnai
dengan kegembiraan di sekolah SMA Semarang anak anak berdatangan ke sekolah
salah satunya wardah dan indah, mereka berdua menuju kelas barunya yaitu kelas
XI C, sampai di kelas teman temannya termasuk yudi dan gengnya. Tiba tiba
setelah wardah dan indah menginjak lantai kelas XI C teman teman
menetertawakannya.
“ada apa
ni dah? Kenapa teman teman menetertawakan kita? apa ada yang salah dengan penampilanku?”
“ aku
juga gak tau mungkin iya mereka menetertawakan kita yaudah jangan dipikirin
jangan rusak hari ini dengan kemarahanmu”
Mereka duduk tiba tiba, yudi dan
gengnya membuat kelas sangat ricuh mereka adalah preman kelas XI C menurut
wardah sihh, dan sangat nakal bahkan guru pun dijailin.
Ibu gurupun datang dan menyapa
murid muridnya.
“selamat
pagi anak anak”
“pagi
buk”
Wardah adalah gadis remaja yang
cantik dan pintar bahkan di sekolah ia menjadi bunga sekolah tapiii, ada satu
ya kita tak patut contoh dari wardah ia mempunyai sifat pemarah.
Hari berikutnya sekolah akan
memilih murid untuk menampilkan drama “ROMANTIC”
Yudi memerankan sebagai pangerannya gak kalah misterisnya yang jadi ratunya
ternyata oh ternyata wardah heeee, saat wardah mendengar itu semua, wardah
terkejut dan rasa bencinya pada yudi semakin merajalela dia tak dapat menahan
kebenciannya pada yudi lagi (preman kelas)
“apa
kalian sudah melihat pengumumannnya?”
“sudah
bukk”
“
bu saya gak bisa memerankan juliet? Saya mengundurkan diri”said wardah
“kenapa
wardah sekolah memilih kamu karena kamu berprestasi dan sekolah tau kamu bisa
memerankannya?” said teacher
“tapi,
kenapa dia yang memerankan romeonya ibu sudah tau kan jika saya membencinya
(sambil menunjuk yudi (preman kelas) yang ada disamping kirinya)
“pihak
sekolah ingin yudi seperti kamu dan kebencian kamu terhadap yudi semakin
berkurang dengan adanya kebencian ini” said teacher
“tapi
kenapa saya bu?
“Banyak
anak lain yang bisa dijadiakan gurunya atau apalah” said wardah
“
sudahlah keputusan sekolah sudah bulat jangan dibantah lagi”
“
heyyyyy, sadar kamu itu egois hanya mementingkan diri sendiri kamu itu gadis
yang paling pemarah yang pernah aku kenal”said yudi
“sudah sudahlah
jangan berdebat”
Pada suatu malam yng dihiasi
bintang dan bulan wardah menyendiri di kolam berenang sambil memercikkan air ke
kakinya dia berfikir tentang yudi
“kenapa
yaa teman teman menganggap aku pemarah? masa’ sih aku pemarah aku gak merasa jika
aku pemarah dan aku tak pernah menyangka hidup aku terpenuhi dengan kebencian
heee aku capek mikirin itu”
Hari demi hari, waktu demi waktu
terus berlalu latihan pun tiba untuk mempersiapkan drama tepat hari itu latihan
pertama yudi gak datang ke latihan tersebut wardah sangat marah dengan kejadian
tersebut
“mana
sih pak si preman kelas itu lelet banget” said wardah
“tunggu
sebentar, kita tunggu dulu mungkin dia masih diperjalanan”
Beberapa waktu kemudian
“mulai
saja pak kita 1 jam lebih udah menunggunya tapi mana dia gak datang pak dia itu
gak disiplin pak heeee”
Pada saat selesai semua anak anak
udah pulang yudi tiba tiba datang,,,,,,,
“sorry
sorry pak tadi macet dijalan pak” said yudi
“itu
bukan alasan pak (sambil emosi) heee”
Waktu demi waktu terus berjalan
latihan kedua pun tiba
“wardah
yudi jiwai drama ini dengan serius dan sungguh sungguh masalah pribadi kalian
jangan bawah ke drama ini” said teacher
“yaa
pak” said yudi dan wardah
“pangeran
jangan tinggalkan aku , aku tak sanggup hidup tanpamu hidupku tak berarti tanpa
mu” (saat latihan)
“putri,
maafkan aku, aku tak bisa menerangi gelapmu lagi aku tak bisa menjadi sinar
dihidupmu lagi relakan aku putri tetap jiwaku, ragaku dan hatiku hanya untukmu
satu”
“aku rela
mengorbankan hidupku untuk cinta kita untuk kita bersama agar kita terus
bersama selamanya”
“cut, cut
tolong lebih dijiwai wardah yudi ini drama romantis bukan drama orang
bermusuhan ngerti kamu” sambil marah
“yaaa pak
ngerti” said yudi and wardah
Pada saat pulang dari latihan
sangat malam dan hujan gerimis wardah terletih letih berjalan ditengah hujan di
jalan raya bajunya basa karena sopirnya tidak menjemputnya pada saat itu petir
bergemuru hujan gerimis pun menjadi hujan deras dan yudi pun menawarkan wardah
untuk ikut dengannya”
“heyyyy
mau ikut aku apa nggak ini hujan deras lho aku dengar sih tempat ini cukup
angker, yaudah kalau gak mau dulaun yaa daaaaa” said yudi
“heyyyy
aku ikut ini karena aku dipaksa yaa lagi pula kita kan searah “ duduk
dibelakang said wardah
“heyyy
kamu fikir aku sopir kamu apa duduk didepan” said yudi
“yaa yaa”
“ikhlas
kale kalau ingin bantu” said wardah
Sampai dirumahnya wardah hujan
pun berhenti wardah turun tanpa mengucapkan terima kasih nyelonong aja
“heyyy
ucap makasih atau apa lah hey hey” said yudi
Sampai dirumahnya sangat malam
tapi seperti kebiasaannya di kolam berenang kalau bukan berfikir apa lagi,,,,
“tak ku
sangka tak kuduga ternyata yudi punyak hati juga yaa dia juga memikirkan orang
lain mungin aku yang terlalu sensitif dengannya”
Hari esok puntiba wardah berangkat
sekolah samapai disekolah dia curhat sama
indah tentang kejadian tadi malam,,,,
“indah
aku mau curhat” said wardah
“yaa
curhat aja aku siap dengerin kok” said indah
“tadi
malam aku pulang sendirian pada saat hujan deras sopir aku gak jemput aku aku
pun basa basa tiba tiba yudi menawarkan aku untuk ikut dengannya aku ikut”
“double
what what triple iuu iuu iuu”
“iyaa aku
harus ngucapin terima kasih atau nggak yaa”
“ yaa
harus lah namanya juga ditolongin”
Wardah pun menemui yudi dan berkata
terima kasih kepadanya atas bantuannya
“hey
makasih udah nolongin aku tadi malam” said wardah
“yaa
gak papa” said yudi
Hari demi hari mereka selalu
dekat makan bersama curhat bersama bahkan jalan bersama dan setiap hari ketemu
latihan tiba saatnya penampilan drama
“pangeran
hidupku tanpamu tak berarti jiwaku kosong tanpamu”
“begitu
pun aku putri hidupku tak sempurna karena kehilangan mu dari diriki”
Penonton bertepuk tangan histeris
“
hooooooo hooooo”
Saat sudah selesai penampilan
dramanya yudi menemui wardah didepan panggung di depan semua orang yudi
memegang tangan wardah tanpa drama
“wardah
sebenarnya aku sayang sama kamu sejak malam itu aku nolongin kamu maukah kamu
menjadi kekasihku” said yudi dengan sungguh sungguh
“terima
terima terima” penonton berteriak
“yudi
kamu itu preman kelas aku ini kebanggaan sekolah aku gak bisa bersama dengan
preman kelas tapi aku hanya bisa bersama preman pencuri hati aku yaitu kamu
jadi gak perlu jelasin apa apa sama kamu semuanya sudah jelas aku mau” said wardah
“ye ye ye
ye ye ye ye” penonton berteriak
“sambil
diputar lagu romantis ini oleh teman temannya” utopia mencintaimu sampai mati
“dalam
sepi”
“engkau
datang”
“beriku
kekuatan”
“tuk
bertahan”
“kau
percaya”
“aku ada”
“kau yang
aku inginkan selamanya”
Reff “kau adalah hatiku”
“kau
belahan jiwaku”
“seperti
itu ku mencintaimu sampai mati”
“huhuhuhuuuuu”
“dihidupku
yang tak sempurna”
“kau
adalah hal terindah yang kupunya”
Back to reff
“seperti
itu ku mencintamu sampai mati”
Yudi memeluk wardah selayaknya di
drama malahan lebih dari drama
“ini
namanya benci jadi cinta” said tema teman mereka”
“makanya
apa aku bilang benci dan cinta itu sanagt tipis perbedaannya” said indah
By :
imroatun nadifah
Viii smp
al-ghazali
Message from this story :
cintailah orang semestinya karena kamu belum tau kapan kamu akan
akan membencinya &
bencilah seseorang seadanya karena kamu belum tau kapan kamu akan
mencintainya.
.jpg)
0 comments:
Post a Comment