Thursday, September 18, 2014

PERTAMA KALI BUAT LAPORAN PRAKTIKUM IPA

Posted by Unknown at 10:36 AM
LAPORAN PRAKTIKUM
(penelitian pertumbuhan pada kacang hijau)
PERTUMBUHAN
 





                                                 

         Oleh : imroatun nadifah (068)
 : joko anggi agustino (069)
 : imam utwan al-arif (067)
 : imam syafi’i (066)

Penelitian praktikum
Sekolah menengah pertama
Al-ghazali
Kec. Batang batang
2014 – 2015




KATA PENGANTAR

Puji syukur  kami ucapkan ke hadhirat Allah S.W.T yang telah memberikan keluasan waktu dan kesehatan kepada penulis untuk dapat menyelesaikan tugas mata pelajaran“Biologi yang diampuh oleh
Ibu Hoyyida. Jenis tugas yang diberikan adalah pengamatan tentang Pertumbuhan dan Perkembangan tanaman. Metode penugasan yang diberikan adalah menyusun Laporan praktikum tentangPertumbuhan Biji Kacang Hijau
Melalui penugasan ini diharapkan para siswa dapat memahami tentang Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman yang pada gilirannya dapat diimplementasikan  dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu manfaat  yang dapat dirasakan  adalah meningkatnya kompetensi pembelajaran para siswa yang  sebagian besar merupakan siswa yang ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi.
Semoga Laporan ini dapat menjadikan frame of think(kerangka pikir) dalam mengambil suatu putusan pembelajaran, pisau pemilah dalam pemecahan masalah, dan bahkan sebagai bagian hidup yang integratif Kritik dan saran perbaikan sangat kami harapkan demi kelengkapan dan penyempurnaan  tugas mandiri ini.







         SUMENEP, 20 AGUSTUS 2014



                                       PENULIS                                        









Bab 1
Pendahuluan

1.1         latar belakang
Tumbuhan adalah makhluk hidup yang mempunyai ciri sebagaimana makhluk hidup lainnya. Salah satu ciri tumbuhan adalah mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan pada tanaman dapat dilihat dari makin besarnya suatu tanaman yang disebabkan oleh jumlah sel yang bertambah banyak dan bertambah besar.dan bersifat tidak dapat balik (irreversible). Selain tumbuh, tanaman juga mengalami perkembangan. Perkembangan adalah peristiwa biologis menuju kedewasaan tidak dapat dinyatakan dengan ukuran tetapi dengan perubahan bentuk tubuh (metamorfosis) dan tingkat kedewasaan.

Pertumbuhan dan perkembangan  merupakan dua proses yang berjalan           secara stimultan (pada waktu yang bersamaan). Perbedaannya terletak pada         faktor kuantitatif karena mudah diamati, yaitu perubahan jumlah dan ukuran. Sebaliknya perkembangan dapat dinyatakan secara kualitatif karena perubahannya bersifat fungsional. 

Tumbuhan  yang masih kecil, belum lama muncul dari biji dan masih hidup dari persediaan makanan yang terdapat di dalam biji, yang dinamakan kecambah (plantula). Awalperkecambahan dimulai dengan berakhirnya masa dormansi. Masa dormansi adalah berhentinya pertumbuhan pada tumbuhan dikarenakan kondisi lingkungan yang tidak sesuai. Berakhirnya masa dormansi ditandai dengan masuknya air ke dalam biji suatu tumbuhan, yang disebut dengan proses imbibisi. Imibibisi ini terjadi karena karena penyerapan air akibat potensial air yang rendah pada biji yang kering. Air yang berimbibisi menyebabkan biji mengembang dan memecahkan kulit  pembungkusnya dan juga memicu perubahan metabolik pada embrio yang menyebabkan biji tersebut melanjutkan pertumbuhan. Enzim-enzim akan mulai mencerna bahan-bahan yang disimpan pada endosperma atau kotiledon, dan nutrien-nutriennya dipindahkan ke bagian embrio yang sedang tumbuh.

Biji dapat berkecambah karena di dalamnya terdapat embrio atau lembaga tumbuhan. Embrioatau lembaga tumbuhan mempunyai tiga bagian, yaitu akar lembaga/calon akar (radikula), daun lembaga (kotiledon), dan bayang lembaga (kaulikulus).

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman, salah satunya, yaitu faktor cahaya. Cahaya kelihatannya merupakan petunjuk utama yang memberi tahu benih bahwa ia telah menembus tanah. Kita dapat menipu biji kacang hijau, sehingga biji mengecambahkan biji dalam kegelapan.
Dari keadaan tersebut, kami termotivasi untuk melakukan pengamatan terhadap pertumbuhan biji kacang hijau didua tempat berbeda yaitu di tempat gelap dan terang. Pemilihan tempat ini sudah melalui pertimbangan pada beberapa faktor.  Untuk itu kami membuktikannya dengan melakukan pengamatan seperti yang tercantum pada laporan ini.

1.2         Tujuan
Ø Untuk mengetahui faktor faktor yang memepengaruhi proses proses pertumbuhan pada tanaman.





























Bab 2
TEORI PUSTAKA



ü Pertumbuhan dapat di artikan sebagai suatu proses pertambahan ukuran atau volume serta jumlah sel secara irreversible atau tidak dapat kembali ke bentuk semula sedangkan.

ü Perkembangan adalh peristiwa perubahan biologis menuju kedewasaan tidak dapat dinyatakan dengan ukuran tetapi dengan perubahan bentuk tubuh (metamorfosis) dan tingkat kedewasaan.

ü Pada proses pertumbuhan selalu terjadi peningkatan volume dan bobot tubuh peningkatan jumlah sel dan protoplasmaberbeda dengan pertumbuhan , perkembangan bukan merupakan besaran sehingga tidak dapat diukur, perkembangan pada tumbuhan diawali sejak terjadi fertilisasi, calon tumbuhan akan berubah bentuk dari sebuah telur yang dibuahi menjadi zigot, embrio dan akhirnya menjadi sebatang pohon.

ü Perkembangan merupakan proses perubahan makhluk hidup denagn pembentukan organ – organ yang mengarah pada kedewasaan. Pupuk sangat dibutuhkan tanaman untuk pertumbuhan zat zat yang dikandung pupuk digunakan bagi pembentuk sel sel baru dan kelancaran metabolisme tanaman. Tumbuhan memerlukan sejumlah mineral , tanaman yang tidak diberi pupuk akan kekurangan mineral sehingga pertumbuhan nyaterganggu atau kurang baik.

         A.  Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan tanaman

      a.   Faktor Internal

·            Gen
Setiap jenis tumbuhan membawa gen untuk sifat-sifat tertentu, seperti       berbatang  tinggi   atau berbatang rendah. Tumbuhan yang mengandung gen ‘baik’ dan didukung oleh   lingkungan yang sesuai akan.memperlihatkan pertumbuhan yang baik.
·            Hormon
Hormon pada tumbuhan juga memegang peranan penting dalam proses   perkembangan dan  pertumbuhan.

     
      b.  Faktor Eksternal

·         Air
        Fungsi air antara lain :
   -      Untuk Fotosintesis
   -      Mengaktifkan reaksi-reaksi enzim
   -      Membantu proses perkecambahan biji
   -      Menjaga (mempertahankan) kelembapan
   -      Untuk transpirasi
   -      Meningkatkan tekanan turgor sehingga merangsang pemebelahan sel
   -      Menghilangkan asam asbisat


·         Suhu / Temperatur Lingkungan
           Tinggi rendah suhu menjadi salah satu faktor yang menentukan tumbuh kembang,        reproduksi dan kelangsungan hidup dari tanaman. Suhu yang baik bagi tumbuhan adalah antara 22°C-37°C. Temperatur yang lebih atau kurang dari batas normal tersebut dapat mengakibatkan pertumbuhan yang lambat atau berhenti.


·         Kelembaban Udara
         Kadar air dalam udara dapat mempengaruhi pertumbuhan serta perkembangan tumbuhan.   Tempat yang lembab menguntungkan bagi tumbuhan di mana tumbuhan dapat mendapatkan air lebih mudah serta berkurangnya penguapan yang akan berdampak pada pembentukan sel yang lebih cepat.


·         Cahaya Matahari
         Sinar matahari sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk dapat melakukan fotosintesis (khususnya tumbuhan hijau). Jika suatu tanaman kekurangan cahaya matahari, maka tanaman itu bisa tampak pucat dan warna tanaman itu kekuning-kuningan (etiolasi). Pada kecambah, justru sinar matahari dapat menghambat proses pertumbuhan. 


·         Nutrien
          Tumbuhan memerlukan nutrien untuk kelangsungan hidupnya. Nutrien yang dibutuhkan dalam jumlah banyak disebut unsur makro (makronutrien). Unsur makro misalnya karbon, oksigen, hidrogen, nitrogen, sulfur, kalium, kalsium, fosfor, dan magnesium. Sedangkan nutrien yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah sedikit disebut unsur mikro (Mikronutrien). Contoh unsur mikro adalah klor, besi, boron, mangan, seng, tembaga, dan molibdenum.
     Kekurangan nutrien di tanah atau media tempat tumbuhan hidup menyebabakan tumbuhan mengalami defisiensi. Defisiensi mengakibatkan tumbuhan menjadi tumbuh dan berkembang dengan tidak sempurna.


·         Kelembapan
          Kelembapan ada kaitannya dengan laju transpirasi melalui daun, karena transpirasi akan terkait dengan laju pengangkutan air dan unsur hara terlarut. Jika kondisi lembap dapat dipertahankan, akan banyak air yang diserap dan lebih sedikit yang diuapkan. Kondisi ini mendukung aktivitas pemanjangan sel sehingga sel-sel lebih cepat mencapai ukuran maksimum dan tumbuhan membesar.


B. Hipotesis

          Biji kacang hijau yang tumbuh di tempat gelap akan tumbuh lebih cepat dibandingkan biji kacang hijau yang tumbuh di tempat yang terkena matahari.  








Bab 3
Metode praktikum

(metode penelitian dialkukan dengan cara eksperimen)

3.1 ALAT DAN BAHAN

     1. 4 GELAS ‘AQUA’
     2. BIJI KCANG HIJAU 10
     3. TANAH 1 CANGKIR
     4. PUPUK KANDANG 1 CANGKIR

3.2 LANGKAH KERJA

     1. menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan
     2. merendam kacang hijau yang akan ditanam kira kira ‘8 jam’
     3. memasukkan alat dan bahan ke gels ‘AQUA’ yang disediakan
     4. menanam minimal 4 biji kacang hijau yang akan di letakkan ke gelas    ‘AQUA’
     5. menandai masing masing kacang hijau
     6. letakkan menurut aturan
     7. menyiram biji biji kacang hijau pada gelas ‘AQUA’ secukupnya penyiraman ini dilakukan dengan frekuensi 1 kali sehari
     8. mengujur batang kacang hijau, ketika muncul daun pertama pada tumbuhan kacang hijau.





Bab 4

Tabel pengamatan




no
perlakuan
Hari ke (cm)
Ket.
1
2
3
4
1
Air + tumbuhan
(terang)
0,5
1
1,1
1,3
berhasil
2
Tanah + air +tumbuhan
(terang)
0,5
0,7
0,8
1
berhasil
3
Air + tumbuhan
(gelap)
0,5
1
1,3
1,5
berhasil
4
Air +pupuk + tumbuhan
(terang)
0,5
1,2
1,4
1,6
berhasil
5
Air + pupuk + tanah + tumbuhan
(terang)
0,5
1,5
2
2,3
berhasil



1.     Air + tumbuhan di tempat terang lebih kecil daripada air = tumbuhan di tempat gelap karena ada pengaruh negatif dari cahaya matahri jika berlebihan terhadap pertumbuhan kacang hijau.

2.     Air + pupuk + tumbuhan di tempat terang lebih berhasi karena dia mendapat mineral (pupuk) .

3.     Air + tumbuhan + tanah dan pupuk kenapa paling berhasil? Karena tumbuhan ini paling banyak mendapat bahn bahannya semua ada dfiperlakuan no 5

4.     Biji kacang hijau yang tumbuh di tempat gelap akan tumbuh lebih cepat dibandingkan biji kacang hijau yang tumbuh di tempat yang terkena matahari. (hipotesis)





Bab 5
Penutup

5.1 KESIMPULAN
                   (dari praktikum yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan )

A.   Kesimpulan
Dari praktikum yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan yaitu sebagai berikut.
1. Tumbuhan dalam hal percobaan kali ini adalah kacang hijau yang tumbuh di daerah gelap tumbuh lebih optimal dan cepat karena peristiwa etiolasi dan tidak terurainya hormon auksin, sehingga akan terus memacu pertumbuhan batang kacang hijau. Meskipun tanaman kacang hijau ini tumbuh lebih tinggi, tetapi dengan kondisi fisik tanaman yang kurang baik, batang terlihat kurus tidak sehat, warna batang dan daun pucat serta kekurangan klorofil sehingga daun terlihat pucat.

 2. Tanaman kacang hijau yang diletakkan di tempat terang tumbuh lebih pendek karena hormon auksin ini akan terurai dan terhambat karena terkena cahaya dan rusak sehingga laju pertambahan tinggi tanaman tidak terlalu cepat. Meskipun tanaman kacang hijau ini tumbuh lebih pendek, tetapi dengan kondisi fisik tanaman yang sehat, subur, batang terlihat gemuk, daun terlihat segar dan berwarna hijau serta memiliki cukup klorofil.

3. tanaman yang lebih mendapar mineral akan tumbuh baik dan tumbuhan yang tidak mendapat mineral akan kurang baik atau terganggu pertumbuhannya (pupuk).

4. tumbuhan yang lebih banyak bahan bahanya akn lebih sempurna karena terdapat mineral air tumbuhan dll disana.
  
B. Saran

1.Dalam melakukan suatu percobaan, lebih baik melakukan percobaan di tempat yang sekiranya tidak ada sesuatu yang mengganggu seperti hama tanaman, hewan, sehingga percobaan akan aman dan berhasil.
2. Dalam mengukur tinggi kecambah, harus dilakukan secara teliti.
3. Dalam melakukan percobaan, hendaknya memperhatikan kualitas kacang hijau yang akan ditanam dan memperhatikan kondisi lingkungan yang sesuai dengan apa yang ingin diteliti sehingga hasil percobaan itu baik dan valid.





DAFTAR PUSTAKA

 
        Srikini, Suharno, dkk. 2006. BIOLOGI untuk SMA Kelas XII. Jakarta. Penerbit Erlangga
      Diah, Ayulina, dkk. 2011.  BIOLOGY 3A for Senior High School Grade II Semester 1. Jakarta. Esis
Saktionon. 2006. Seribu Pena Biologi untuk SMA/MA Kelas XII. Erlangga. Jakarta








·          ·         
           


          






















0 comments:

Post a Comment

Lorem Ipsum

 

imroatunnadifah Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea